Bagaimana Memulai Bisnis Di Tengah Pandemi Dengan Modal Minim

Written by Getho on July 25, 2020 in Usaha Rumahan Menguntungkan with no comments.

Virus Corona membuat banyak perusahaan lengah karena tidak ada cara untuk menjalankan bisnis mereka secara online. Sekarang banyak yang berjuang untuk menemukan cara yang efisien untuk terhubung dengan pelanggan di platform digital. Sebagai pengembang aplikasi, Anda dapat membantu bisnis menyesuaikan diri dengan virus korona dan penghentian yang diakibatkannya dengan membuat aplikasi untuk membantu mereka menjangkau pelanggan. Bisnis tidak hanya membutuhkan aplikasi atau cara on-line untuk bertahan hidup selama pandemi saja, tetapi hampir semua orang saat ini juga membutuhkan aplikasi untuk terus berkembang di era digital. Setelah memeriksa dana darurat dan kas bisnis tahap selanjutnya yaitu dengan mengatur ulang money circulate. Dari data – information tersebut dapat Anda ubah untuk merencanakan anggaran di era new normal sesuai dengan bisnis apa yang sedang Anda jalankan.

Cara berbisnis dalam masa pandemik

Manajemen perusahaan harus mengerahkan tenaga dan pikirannya secara ekstra dengan minimal survive dari keadaan ini. Maka metode bertahan dijadikan titik fokus untuk memastikan kegiatan bisnisnya tetap eksis setidaknya hingga masa pandemi ini berakhir. Virus Corona atau Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Sejak Organisasi Kesehatan Dunia mengumumkan status wabah virus corona atau Covid-19 menjadi pandemi, pemerintah Indonesia menghimbau agar masyarakat berkegiatan di rumah saja sebagai upaya mitigasi. Tentu saja keputusan ini berdampak besar untuk para pengusaha, khususnya mereka yang bergerak di industri ritel. Mencari peluang dalam berbisnis tidak hanya menjual atau memasarkan suatu produk atau jasa.

Untuk mempertahankan penjualan, pelaku usaha sebaiknya pindah ke atau menambahkan toko online. Anda juga bisa memanfaatkan layanan pengiriman makanan dan barang agar tetap bisa menjangkau konsumen Anda. Intinya, pantau terus perilaku dan keinginan konsumen dan sesuaikan model bisnis jika dibutuhkan.

Sebagai informasi, inovasi usaha sendiri tidak melulu soal peningkatan kualitas produk atau jasa yang dijual, tapi bisa juga melalui perbaikan distribusi, branding, serta sistem promosi yang dijalankan. Sebagai langkah awal dalam mengadopsi teknologi informasi, Anda bisa menggunakan website dan sosial media untuk melakukan aktivitas promosi. Bisnis lain yang juga mengalami peningkatan penjualan adalah bisnis empon-empon. Empon-empon merupakan jenis tumbuhan natural yang bagus untuk meningkatkan stamina tubuh. Maka dari itu, empon-empon banyak diburu sebagai minuman herbal karena dianggap cocok untuk menjaga stamina tubuh agar terhindar dari virus Corona. Bola.com, Jakarta – Pandemi COVID-19 membuat semua aspek kehidupan terguncang baik pendidikan, sosial, pariwisata, kesehatan maupun ekonomi.

Selain tidak membutuhkan modal besar, membuat makanan ringan juga terbilang tidak begitu sulit. Namun, karena tingkat persaingannya tinggi, Anda harus kreatif dan inovatif dalam memproduksi makanan ringan yang bukan saja enak dan murah, tapi juga unik. Supaya bisa meraup untung dalam jumlah yang lebih besar, maka Anda harus cerdas dalam memilih produk yang hendak dijual kembali.

Pasalnya, kebutuhan untuk belajar sesuatu hal yang baru tak akan surut di tengah-tengah masyarakat, meski dalam kondisi krisis sekalipun. Namun perputaran uang yang besar dalam waktu cepat membuat sektor ini tak memiliki alasan untuk mengalami kebangkrutan. Bisnis kuliner cukup banyak diminati lantaran tidak semua orang bisa dan mau memasak sendiri di rumah. Cukup dengan mengiklankan lewat Facebook, Instagram, dan WhatsApp Status.

Promosi pada bisnis trend bisa diterapkan untuk barang-barang terlaris. Sebab, konsumen saat ini cenderung untuk membeli barang-barang yang paling penting. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar bisnis tetap bertahan dan tidak terpuruk selama pandemi Corona seperti diwartakan laman Antara News. Semua sudah dipersiapkan, dari mulai mental, strategi sampai barang maupun jasanya itu sendiri. Tips keempat ini memang sedikit loncat dari sebelumnya, tetapi ditempatkan di posisi keempat ini tentu dengan alasan yang jelas.

UMKM yang mampu bertahan di masa pandemi adalah mereka yang mampu menemukan cara bertahan. Salah satu cara UMKM bertahan adalah menambah jenis saluran ekspansi dalam penjualan dan Pemasaran. Ekspansi saluran alternatif jualan dan Pemasaran ini terkait penggunaan media web beberapa alasan pelaku UMKM menggunakan sarana internet untuk menjalankan bisnisnya mempunyai beragam alasan. Salah satu diantara alasan penggunaan media internet dalam menjalankan bisnisnya adalah memasarkan produk melalui media sosial.

Kemudian, identifikasi berapa biaya yang kamu butuhkan untuk bisa bertahan melewati masa pandemi. Ini akan membantumu membuat keputusan yang lebih tepat untuk kelangsungan bisnismu ke depannya. Mulai dengan mengidentifikasi dan mengurutkan pengeluaran dari yang paling penting hingga yang tidak terlalu esensial, kemudian cek perkembangannya dari bulan ke bulan. Ini akan memungkinkanmu untuk melakukan evaluasi pengeluaran dan menemukan peluang untuk mengurangi biaya pengeluaran. Cek pos-pos yang seringkali dilewatkan seperti suplai, biaya sewa bangunan, peralatan, iklan, dan sebagainya.

Comments are closed.